Ada Alam Semesta Kembaran yang Berjalan Mudur

edit


Ada Alam Semesta Kembaran yang Berjalan Mudur Ilustrasi (Daily Mail)
Perjalanan waktu yang terus maju telah membuat bingung para ilmuwan selama lebih dari satu abad. Teori baru coba memecahkan persoalan ini.
Dream - Para ilmuwan telah mengusulkan teori baru yang radikal tentang waktu. Perjalanan waktu yang terus maju telah membuat bingung para ilmuwan selama lebih dari satu abad.
Namun kini teori baru telah diusulkan yang mungkin membantu menjawab beberapa pertanyaan. Setidaknya teori yang berkaitan dengan awal waktu dan apa yang terjadi di 'masa lalu'.
Mereka mengatakan bahwa pada saat terjadi Big Bang, sebuah alam semesta kembaran dari dunia kita tercipta dan bergerak dalam arah yang berlawanan melalui waktu.
Dan makhluk cerdas di masing-masing alam semesta itu akan merasakan yang lain bergerak mundur melalui waktu.
Jadi jika waktu bergerak maju di alam semesta kita, maka hal itu dilihat berjalan mundur di alam semesta kembaran lain.
Teori radikal ini dicetuskan oleh Julian Barbour dari College Farm di Inggris, Tim Koslowski dari University of New Brunswick di Kanada, dan Flavio Mercati dari Perimeter Institute for Theoretical Physics juga dari Kanada.
Mereka berusaha menjawab pertanyaan yang masih mengambang tentang konsep panah waktu yang menyatakan bahwa waktu adalah 'simetris' dan semuanya bergerak ke maju.
Menurut mereka, ledakan Big Bang akan menciptakan tidak hanya satu tapi dua alam semesta, yang keduanya bergerak sama di setiap arah melalui waktu tapi saling berlawanan.
"Waktu adalah sebuah misteri," kata Barbour kepada MailOnline, Jumat 11 Desember 2014.
"Pada dasarnya, semua hukum fisika sama semua kemana pun waktu berjalan, dan di dunia di mana kita hidup semuanya berjalan dalam satu arah."
Dengan merakit simulasi model sederhana dengan 1.000 partikel, para peneliti menyatakan teori bahwa jika waktu bergerak maju dalam alam semesta kita, maka akan bergerak mundur di alam semesta lain dari Big Bang.
Alam semesta kembaran tersebut tidak akan persis sama seperti kita. Meskipun itu akan berkembang dan berubah dengan caranya sendiri, benar-benar terpisah dari kita sendiri.
Namun, semuanya akan tunduk pada hukum fisika yang sama, sehingga kemungkinan alam semesta kembaran itu akan memiliki planet, bintang dan galaksi seperti di kosmos versi kita. (Ism)
Previous
Next Post »

NO SARA, NO RASIS, Jika belum punya akun BLOGGER silahkan komentar dengan pilihan ANOYMOUS Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment